Mempunyai rumah sendiri adalah salah satu target yang diinginkan semua orang. Begitu juga dengan generasi milenial sekarang ini.terlebih lagi yang telah menikah atau memiliki keluarga pastinya ingin bisa memiliki rumah sendiri. Tetapi ternyata tantangan dari kalangan milenial sekarang ini adalah susahnya untuk mempunyai rumah sendiri. Generasi milenial yang menikmati hidup di zaman serba canggih ini   terpaksa menerima realita bahwa semakin banyak kendala bagi mereka untuk mempunyai rumah sendiri.  Ada beberapa penyebab  Beberapa penyebab itu antara lain.yaitu:

1. HARGA TANAH TAMBAH MAHAL

Tidak bisa kita pungkiri.bahwa harga tanah saat ini sangat mahal terutama dikota-kota besar dimana setiap tahun nilai tanah pasti naik melambung tinggi. Harga tanah yang tambah mahal ini adalah salah satu pemicu kenapa kalangan milenial sekarang ini susah mempunyai rumah.

2. DP KPR SANGAT MAHAL

Tidak sedikit milenial yang berniat mempunyai rumah sendiri melalui metode KPR. Tetapi tidak sedikit diantara mereka yang memutuskan batal saat mengetahui besaran DP KPR yang harus mereka bayarkan. Ditetapkannya DP sebesar 15%-20% untuk kredit kepemilikan rumah (KPR) dilihat masih terlampau mahal bagi generasi milenial saat ini.

3. TERBATASNYA KETERSEDIAAN RUMAH

Tiap tahun.permintaan untuk rumah tinggal kian tinggi baik untuk rumah tapak ataupun apartemen. Namun permintaan rumah tinggal yang tinggi tersebut  tidak sebanding dengan penawaran rumah tinggal yang disediakan. Meskipun saat ini pemerintah giat membangun rumah murah bersubsidi tapi tetap saja jumlahnya tak sebanding dengan yg dibutuhkan.

4. TINGGINYA INFLASI

Penyebab lain milenial sulit memiliki rumah sendiri disebabkan karena tingginya inflasi kenaikan gaji kaum milenial tidak mengejar kenaikan harga property Faktor tingginya inflasi ini juga menjadi penyebab mengapa milenial sulit memiliki rumah sendiri.

Harga tanah yang melambung tinggi.uang muka KPR yang terlalu mahal.atau keterbatasan penyediaan rumah menjadi faktor yang menyebabkan kalangan milenial sekarang ini susah untuk mempunyai rumah tinggal sendiri. Akan tetapi selain faktor tersebut ada hal lain juga yang menyebabkan kenapa milenial susah mempunyai rumah sendiri yaitu :

1. GAYA HIDUP BOROS

Fenomena sosial media saat ini berdampak pada kaum milenial yang terpengaruh dengan pola hidup hedonisme. Gaya hidup hedon ini membuat milenial tidak memikirkan tentang tabungan masa depan. Income mereka kebanyakan dihabiskan untuk penampilan dengan membeli barang-barang branded terkenal dan mahal.atau dihabiskan untuk travelling dan wisata kuliner diberbagai lokasi di wilayah nusantara atau ke luar negeri. Semuanya itu kerap mereka lakukan hanya untuk mendapatkan notifikasi LIKE   pada laman sosial media mereka. Gaya hidup boros seperti ini membuat generasi milenial saat ini tidak bisa mengatur keuangan untuk menabung dan apalagi untuk membeli rumah sendiri.

2. MEMILIH SEWA

Generasi milenial yang telah memiliki penghasilan sendiri terlebih yang hidup di kota besar seperti Jakarta misalnya lebih memilih untuk tinggal di apartemen atau rumah sewa daripada harus membeli rumah sendiri karena mereka tahu harga rumah saat ini sudah terlalu tinggi dan penghasilan serta gaya hidup mereka mustahil bagi mereka untuk dapat membeli atau kredit rumah sendiri. Generasi milenial sekarang ini memiliki ciri khas cara hidupnya yang instant dan praktis mereka cenderung memutuskan untuk menyewa apartemen atau rumah dengan furniture lengkap karena mereka enggan dipusingkan dengan furniture atau perlengkapan rumah atau apartemen yang akan mereka tempati.

3. PENGHASILAN BELUM STABIL

Kaum milenial yang rata-rata berusia dibawah 40 tahun tidak sedikit diantaranya belum mempunyai pendapatan yang stabil atau tetap yang membuat mereka akhirnya merasa belum mampu untuk membeli rumah. Mereka takut akan mengalami kendala saat membayar cicilan kredit rumah kalau pendapatan mereka belum tetap. Tulisan diatas adalah faktor pemicu kenapa milenial susah untuk mempunyai rumah tinggal sendiri Tetapi susah tidak berarti mustahil yang saat ini harus dilakukan adalah bagaimana merubah pola pikir dan juga pola hidup boros kaum milenial. Kini waktunya generasi milenial pintar dalam mengatur keuangan diri sendiri melalui cara menabung atau investasi supaya kalangan milenial DAPAT juga mempunyai rumah sendiri. Selanjutnya mereka posting dan share di sosial media